Rabu, 17 Oktober 2012

kewarganegaraan

                                         PENYEROBOTAN HAK ASASI

Penyerobotan hak asasi sering terjadi di negara kita. Seperti halnya korupsi yang dilakukan oleh para petinggi di negara ini. mereka tak sadar bahwasanya hal yang mereka ambil itu harusnya diberikan kepada rakyat miskin. Maklum jika banyak terjadi demo yang dilakukan oleh rakyat miskin. Seharusnya mereka tak mengambil hak para rakyat miskin, karena mereka sangat membutuhkan hal tersebut.
Penyerobotan yang lain seperti pengisian bensin tak bersubsidi yang dilakukan oleh mobil dinas. Mereka tidak menaati peraturan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Mereka tak sadar apa yang mereka lakukan adalah salah.
Negara Indonesia bisa menjadi maju apabila hal-hal diatas tak terjadi. Dan rakyat kita yang miskin tak akan juga melakukan demo jika pemerintah tak seperti itu. Maka kita berdoa saja semoga hal diatas tak berulang kembali.
Sebenarnya Negara Indonesia kita ini bisa untuk menanggulangi penyerobotan hak asasi manusia akan tetapi pemerintahan kita seperti tidak memiliki norma. Ia hanya melihat warga yang kurang mampu dengan sebelah mata. Dan ia hanya meremehkan hal tersebut. Sehingga para warga yang kemiskinan sangat kecewa dengan pemerintahan dan sistemnya.
Sabar merupakan sarapan kita sehari-hari untuk menikmati ketidak nyamanan yang di beri pemerintahab. Tidak mungkin pula kita sebagai warga Negara indoinesia yang memiliki hak harus sabar terus menerus. Karna di UUD pun telah tercipta HAK ASASI manusia. Dan untuk apa pula KOMNAS HAM di dirikan kalau nasib kita sebagai warga Negara Indonesia masih di serobot hak asasinya.
Kita sebagai makhluk sosial  saling membutuhkan, tidak mungkin untuk hidup sendiri. Seharusnya pemerintahanitu sadar bahwa tanpa kita sebagai warga Negara tidak akan ada pemerintah. Karna yang memilih pemerintahan ialah kita sebagai warga Negara. Tetapi nyatanya yang didapat malah tidak sesuai dengan harapan . kesalahan terbesar pemerintah ialah ini yaitu PENYEROBOTAN HAK ASASI yang seakan-akan mereka mampu membeli nyawa kami.
Para manusia yang berdasi pun juga bertindak seoperi manusia tidak memiliki norma. Kebanyakan dari mereka nuta akan duniawi dan mengahalal kan segala cara. 

Tidak ada komentar: